UAS, Diplomasi Pegang Burung: Kenangan Jumhur Hidayat Kala 'Menabok' Singapura Soal Upah TKI

Sejarah  
Jumhur Hidayat dengan para TKI Singapura beberapa tahun silam. (istimewa)
Jumhur Hidayat dengan para TKI Singapura beberapa tahun silam. (istimewa)

Oleh: Mahmud F Rakasima (Mantan Tenaga Profesional Kepala BNP2TKI 2007-2014)

Sikap Singapura memang sering membuat jengkel dan yang terakhir ini soal deportasi Ustaz Abdul Somad (UAS). Ini pula yang membuat saya jadi ingat saat Jumhur Hidayat memimpin Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) khususnya terobosannya dalam menaikkan upah TKI di manca negara. Upah TKI di Singapura juga jadi sasarannya karena kala itu sudah lebih dari 10 tahun upah TKI tidak pernah naik yaitu S$ 280.

Baru 6 bulan menjabat tepatnya Juli 2007, Jumhur menaikkan upah TKI di Singapura dari S$ 280 menjadi S$ 350 atau naik 25%. Saat itu saya ingat betul, sekitar jam 10.00 Wib pagi keputusan itu diumumkan oleh Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat. Sekitar 15 menit usai mengumumkan keputusannya itu melalui media massa, Jumhur mendapat telepon dari salah seorang Deputinya yang kebetulan sedang berseminar di Singapura bersama pemangku kepentingan (stake holder) pekerja migran termasuk Menteri Tenaga Kerja Singapura.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Disampaikanlah bahwa peserta seminar termasuk Menteri Tenaga Kerja Singapura langsung heboh mendengar Keputusan sepihak Jumhur Hidayat tersebut karena dianggap tidak melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum menaikkan upah TKI ke Singapura itu.

Namun, jawaban Jumhur di telepon kepada anak buahnya itu sangat tidak lazim. "Oh begitu ya, mereka bilang seharusnya ada konsultasi terlebih dulu? Kalau gitu bilang saja begini, ambil TKI saya dengan upah minimum S$ 350, kalau tidak mau, ya sudah. Urusan begini tidak perlu ada konsultasi karena sudah kelamaan upah TKI tidak pernah naik dan ini adalah hak kita untuk menetapkan upah TKI kita. Kalau tidak setuju ya sudah, tidak usah datangkan TKI kita lagi," tegas Jumhur pada anak buahnya itu.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image