Kekerasaan di di India Akibat Pernyataan Elit yang Mengihana Nabi Muhammad SAW Belum Reda

Budaya  
Kerusuhan India yang dipicu dari pernyataan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW oleh pejabat partai berkuasa di India, BJP, Nurpur Sharma.
Kerusuhan India yang dipicu dari pernyataan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW oleh pejabat partai berkuasa di India, BJP, Nurpur Sharma.

Kekerasan akibat pernyataan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW oleh pemimpin partai penguasa, Nurpur Sharma, terus berlanjut. Pada Selasa ini (14/6), sumber polisi di Srinagar menyatakan ada dua anggota Lashkar-e-Taiba, termasuk seorang warga negara Pakistan, tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan di Srinagar.

"Dua teroris kelompok teror terlarang LeT dilumpuhkan oleh Polisi Srinagar dalam sebuah pertemuan di daerah Bemina kota Srinagar. Seorang polisi mengalami luka ringan dalam operasi tersebut," kata seorang pejabat polisi, seperti dikutip The News Indian Express.

'Pertemuan kebetulan' itu terjadi pada Senin malam. Inspektur Jenderal Polisi, zona Kashmir, Vijay Kumar mengatakan sesuai dengan dokumen dan bahan memberatkan lainnya yang ditemukan dari lokasi pertemuan, salah satu teroris yang tewas telah diidentifikasi sebagai Abdullah Goujri, seorang penduduk Faisalabad di Pakistan.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

"Ini adalah kelompok teroris yang sama yang melarikan diri dari pertemuan Sopore. Kami telah melacak pergerakan mereka," kata IGP.

Dia mengatakan gerilyawan lain yang terbunuh itu diidentifikasi sebagai Adil Hussain Mir alias Sufian, seorang warga distrik Anantnag. "Sesuai catatan polisi, dia menyeberang ke Pakistan pada 2018 dengan visa kunjungan dari Wagah," kata Kumar.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image